Local Cultural Value-Based Strategy for History Museums to Enhance Generation Z's Interest: A Study of the Yogya Kembali Monument

Authors

  • Lisa Susanti STP AMPTA
  • Ayu Helena Cornellia STP AMPTA
  • Hamdan Anwari STP AMPTA
  • Asmarani Februandari STP AMPTA Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijis.v5i9.64

Abstract

Shifting preferences among Generation Z—who tend to favor interactive, participatory, and digital technology-driven tourism experiences—pose a challenge for history museums. This study aims to analyze relevant local cultural values of Yogyakarta as a foundation for developing museum strategies and to formulate strategies for increasing Generation Z's interest in the Monumen Yogya Kembali (Yogya Kembali Monument). The research employs a descriptive qualitative approach utilizing in-depth interviews, observation, documentation, and literature review. Data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing, reinforced by a SWOT analysis using IFAS and EFAS matrices. The findings indicate that the values of *Hamemayu Hayuning Bawana*, *Sawiji*, *Greget*, *Sengguh*, and *Ora Mingkuh* are highly suitable for integration into the museum's development, given their connection to the historical significance and cultural identity of the Monumen Yogya Kembali. Generation Z seeks museum experiences that are interactive, authentic, participatory, and supported by digital technology. The SWOT analysis places the Monumen Yogya Kembali in Quadrant I (with IFAS and EFAS scores of 2.67 and 2.89, respectively), making the SO (Strengths-Opportunities) strategy the priority. The formulated strategies integrate local cultural values with historical interpretation, digital engagement, and experiential marketing. The study implies that integrating local culture with experiential innovation provides a strategic foundation for museum management to enhance relevance, engagement, and appeal among Generation Z, while simultaneously strengthening the museum's role as a space for historical and cultural preservation.

References

Avisena, M. A. (2024). Transformasi Museum Ki Pahare: Peran Dalam Pelestarian Budaya Dan Pembelajaran Sejarah Di Sukabumi (2016–2024). Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 24(2), 103-116.

Christiani, L. C., & Ikasari, P. N. (2020). Generasi Z dan pemeliharaan relasi antar generasi dalam perspektif budaya Jawa. Jurnal komunikasi dan kajian media, 4(2), 84-105.

Darmayasa, D., Judijanto, L., Mulya, R. A. S., Saputri, D. R., Djabbar, A., Renold, R., ... & Muchlis, N. F. F. (2025). Interpretasi daya tarik wisata. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Fibri, Y. H., & Ernawati, E. (2025). Keputusan wisata generasi Z: Eksplorasi peran media sosial di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(1), 13-27.

Fitriansyah, F. (2024). Pemanfaatan Museum sebagai Sumber Belajar Sejarah bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sejarah, 7(1).

Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi Dapat Meningkatkan Literasi Manusia Pada Generasi Z Di Indonesia?. Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12-28.

Heryanto, D. A. (2025). Museum Bandar Cimanuk Kabupaten Indramayu dalam Pelestarian Pengembangan dan Pemanfaatan Peninggalan Sejarah tahun 2015-2023 (Doctoral dissertation, SI-Sejarah Kebudayaan Islam UINSSC).

Herwansyah, H., & Kulsum, N. U. (2025). Perjalanan Sejarah dalam Naskah Kuno. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 6823-6828.

Hidayat, T., Rahmadilla, R., Ratuku, G. A., & Adiscallysta, M. K. (2024). Analisis daya tarik wisata pada Museum Gedung Sate. Manajemen dan Pariwisata, 3(2), 208-218.

Ishami, N., Azura, A., Nurkhasanah, A., Nurjanah, N., Sonia, S., & Miski, C. R. (2025). Menggali nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas budaya Riau. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 7(2), 1-12.

Junaeda, S., Jannah, D. N., Kesuma, A. I., Wati, F. W., & Kabubu, R. D. (2025). Mengenal Warisan Leluhur Lewat Museum: Upaya Membangun Kesadaran Budaya Generasi Muda. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(01), 36-48.

Fitriansyah, F. (2024). Pemanfaatan Museum sebagai Sumber Belajar Sejarah bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sejarah, 7(1).

Kustanto, L., Prasetyowati, R. A., & Aisyia, O. (2019). Konstruksi keistimewaan Yogyakarta dalam narasi film-film kompetisi produksi Dinas Kebudayaan Yogyakarta tahun 2016-2017. Rekam, 15(1), 49-59.

Lestari, A. D. I., Santika, I., Tarisa, W., & Panorama, M. (2021). Strategi pengembangan Museum Balaputradewa untuk meningkatkan pendapatan pemerintah Kota Palembang. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 1(1), 11-22.

Loppies, M., & Aqil, M. (2025). Pemanfaatan Museum Loka Budaya Sebagai Sumber Belajar Kontekstual pada Mata Kuliah Sejarah dan Usaha Pariwisata di Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Cenderawasih. Jurnal Pendidikan IPS, 15(4), 1331-1338.

Mahfud, R. (2026). Revitalisasi Budaya Membaca dan Tantangan Literasi Generasi Z dalam Dinamika Era Digital. Detak Pustaka.

Mhaidli, A., Fidan, S. E., & Schaub, F. (2025, April). Intriguing, Concerning, and Questioning the Impact on Immersion: An Exploration of VR Users' Advertising Experiences and Attitudes. In Proceedings of the 2025 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems (pp. 1-19).

Nafi’a, M. Z. I., Pratama, K. R., Romadhon, M. I., & Adzhar, M. H. (2025). Dilema Pembelajaran Inovatif Bagi Generasi Z: Antara Kecerdasan Digital Dan Kerentanan Moral. Literasi Nusantara.

Novaria, I. E., Suhaila, S. E., Wibowo, H. A. Y., & Sutinah, S. (2026). Kearifan lokal dan budaya Nusantara sebagai kekuatan bangsa. Penerbit P4i.

Nurhidayanti, M. (2026). Peran Media Sosial dalam Membangun Citra Destinasi dan Minat Berkunjung Wisatawan Milenial. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 1(1), 1-7.

Rachmadi, G., Falah, A. M., & Desanto, D. (2024). Model Representasi Nilai Lokal Pada Monumen Ruang Publik Sebagai Identitas Kota Di Jawa Barat. Prosiding ISBI Bandung.

Ratri, R. Y., Rohimah, A. F., Chotimah, N., Nurviani, R., & Putri, S. D. (2025). Jejak yang Terlupakan: Keraton Kartasura dalam Perspektif Politik Identitas dan Memori Kolektif Masyarakat. Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture, 1(3), 192-202.

Sagita, Y. A., Pahlevi, M. R., & Pamulaan, A. B. (2025). Pemanfaatan Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) sebagai Sumber Belajar dan Penjaga Memori Kolektif Peradaban Sriwijaya. HEURISTIK: Jurnal Pendidikan Sejarah, 5(2), 21-28.

Salsabila, N. P., Nadifa, A. D., Sandy, N. O. W. D., & Romadhan, M. I. (2025). Atraksi Wisata Sebagai Penguat Identitas Destinasi: Integrasi Nilai Budaya, Edukasi, dan Alam di Candi Pari, Museum Surabaya, dan Lembah Pandawa. SABER: Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi, 3(3), 254-265.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun identitas lokal dalam era globalisasi untuk melestarikan budaya dan tradisi yang terancam punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76-84.

Sarumaha, M., Telaumbanua, K., & Harefa, D. (2024). Pendidikan berbasis kearifan lokal Nias Selatan: Membangun identitas budaya pada generasi muda. Jurnal Education and Development, 12(3), 663-668.

Shela, P. A. (2025). Optimalisasi Peran Galeri Lokananta Sebagai Media Edukasi Dalam Industri Pariwisata Budaya(Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta).

Sirait, D. C., Febryanti, I. S., & Agustina, N. K. W. (2025). Pariwisata Alam dan Kesehatan Mental Generasi Z di Bali: Kajian Kualitatif mengenai Dampak Media Sosial, Harapan dan Perbedaan Budaya. Guna Sewaka, 4(1), 39-51.

Srikandi, M. B., & Widianti, M. A. (2024). Alamaublishing/K03/GC. Transformasi Komunikasi Digital Menuju Indonesia Berkelanjutan: Komunikasi Digital Dan Dinamika Budaya, 76.

Susetyo, B., Hanika, S. A., Natarsyah, M., & Wahayuni, M. (2025). Peran Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya Dalam Upaya Pelestarian Sejarah Dan Budaya Lokal Di Lubuk Linggau. Periode: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 7(1), 1-23.

Tabatabaei, S. M. (2020). Narrative Affordances of Scale in VR: Remediating Traditional Iranian Storytelling (Doctoral dissertation, Concordia University).

Tambunan, E. E. (2025). Pengembangan strategis Museum Perjuangan TNI sebagai wisata sejarah Medan: Pendekatan analisis SWOT. Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung, 12(1), 40-47.

Vancia, A. P. P., Codruța, A. B., Brătucu, G., Tecău, A. S., Chițu, I. B., & Duguleană, L. (2023). Examining the disruptive potential of generation Z tourists on the travel industry in the digital age. Sustainability, 15(11), 8756.

Wandhe, D. P. (2024). The new generation: Understanding millennials and Gen Z. Available at SSRN 4716585.

Wibowo, W., & Ayuningtyas, F. (2024). Generasi Z sebagai konsumen masa depan: Karakteristik, preferensi, dan tantangan baru. Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian Dan Studi Ilmu Komunikasi), 5(2), 90-99.

Wijayanti, F. (2023). Analisis Nilai Karakter dalam Sejarah Wayang Beber Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya, 1(1), 27-36.

Yogi, H. H., Widiadi, A. N., & Ferdiansyah, A. (2026). Pemahaman Signifikansi Sejarah Siswa dalam Menentukan Tokoh dan Peristiwa Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 15(2), 139-162.

Published

2026-10-06

How to Cite

Susanti, L., Cornellia, A. H., Anwari, H., & Februandari, A. (2026). Local Cultural Value-Based Strategy for History Museums to Enhance Generation Z’s Interest: A Study of the Yogya Kembali Monument. International Journal of Integrative Sciences, 5(9), 1071–1084. https://doi.org/10.55927/ijis.v5i9.64