Law Enforcement in Indonesia's Maritime Border Areas: Challenges and Security Strategies Against Transnational Crime

Authors

  • M Iqbal Indonesian Naval Command And Staff College
  • Rudy Sokabla Indonesian Naval Command And Staff College
  • Adhi Kurnianto Indonesian Naval Command and Staff College

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijis.v5i9.65

Keywords:

Institutional Integration, Inter-Agency Cooperation, Law Enforcement, Maritime Border, Maritime Security

Abstract

Purpose: this article examines how inter-agency cooperation and institutional integration can strengthen law enforcement against transnational crime in Indonesia's maritime border areas. Design/method/approach: the research employs a normative-juridical method with statute and conceptual approaches, supported by library research on national legislation, international conventions, and academic literature. Findings: strengthening maritime law enforcement depends on integrated multi-agency patrols, joint intelligence and information-sharing systems, closer bilateral and regional cooperation, and continued diplomatic settlement of maritime boundaries. Mochtar Kusumaatmadja's legal-development theory and Satjipto Rahardjo's progressive-law theory show that collaborative, adaptive institutions are more effective than agencies working in isolation. Originality/value: the article integrates these perspectives with Bueger's maritime security concept and comparative coast guard practices to recommend a unified command-and-control framework that preserves each agency's mandate while unifying patrol operations, surveillance technology, and cross-border information exchange

References

Aprilia, W., Prakoso, L. Y., & Sudiarso, A. (2022). Strategi Badan Keamanan Laut (Bakamla) dalam mencegah terjadinya kejahatan transnasional di perbatasan negara ditinjau dari posisi strategis Kepulauan Riau. Jurnal Maritim Indonesia, 10(1), 19–28.

Arepa, L. L., Syaviq, M. F., Septaria, E., & Furqon, A. F. (2026). Penegakan hukum terhadap pelanggaran kedaulatan di Laut Natuna Utara oleh kapal asing. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(6), 924–931. https://doi.org/10.56799/jim.v5i6.16618

Arif, M. (2020). Keamanan maritim Indonesia. Jurnal Keamanan Nasional, 6(2), 45–62.

Aryani, C. (2021). Mendorong lahirnya RUU Keamanan Laut dalam penguatan sistem keamanan laut nasional. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(2), 155–173.

Aulia, M. Z. (2018). Hukum progresif dari Satjipto Rahardjo: Riwayat, urgensi, dan relevansi. Undang: Jurnal Hukum, 1(1), 155–176.

Bachtiar, S. A., & Abdulrahman, I. A. (2025). Law enforcement against illegal fishing perpetrators in Indonesia-Australia border waters (case study in Rote Ndao Regency, NTT Province). Jurnal Hukum Volkgeist, 10(1), 1–15.

Bueger, C. (2015). What is maritime security? Marine Policy, 53, 159–164. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2014.12.005

Bulandari, D. (2025). Komparasi kelembagaan coast guard di empat negara: Analisis praktik baik untuk Indonesian Coast Guard. Jurnal Politica: Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional, 16(1), 39–56. https://doi.org/10.22212/jp.v16i1.5106

Gukguk, R. G. R., & Jaya, N. S. P. (2019). Tindak pidana narkotika sebagai transnasional organized crime. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(3), 337–351.

Handayani, L., & Nugraha, T. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perdagangan manusia di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Jurnal Kriminologi Indonesia, 12(2), 98–110.

Hariati, R., & Triadi, I. (2024). Tantangan penegakan hukum pada tindak kejahatan transnasional di kawasan perbatasan laut Indonesia. Jurnal Panorama Hukum, 9(2), 175–187.

Hartono, R., & Bakharuddin. (2023). Keamanan maritim untuk memerangi peredaran gelap narkotika lintas negara melalui jalur laut di Indonesia. Jurnal Impresi Indonesia, 2(8), 812–824.

Kusumaatmadja, M. (2002). Konsep-konsep hukum dalam pembangunan: Kumpulan karya tulis. Alumni.

Marsetio. (2018). Penegakan hukum di laut dalam menjaga kedaulatan NKRI. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 8(3), 1–18.

Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Genta Publishing.

SASI: Jurnal Ilmu Hukum. (2021). Analisis UNCLOS 1982 terkait permasalahan yurisdiksi negara dan penegakan hukum atas kapal berbendera negara asing. Fakultas Hukum Universitas Pattimura, 27(1), 55–68.

Suharyo. (2019). Penegakan keamanan maritim dalam NKRI dan problematikanya. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(3), 293–306.

Susanto, & Munaf, D. R. (2015). Komando dan pengendalian keamanan dan keselamatan laut: Berbasis sistem peringatan dini. Gramedia Pustaka Utama.

Sultan Jurisprudance. (2022). Eksistensi UNCLOS 1982 dalam upaya penegakan hukum laut internasional di perairan negara pantai. Sultan Jurisprudance: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(2), 285–298.

Tim Court Review. (2025). Penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana perompakan kapal berbendera asing di wilayah hukum Indonesia yang melibatkan anak buah kapal. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 5(5), 125–140.

Tim Jurnal Lemhannas. (2023). Strategi keamanan maritim Indonesia dalam menghadapi kejahatan transnasional di Asia Tenggara. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 15(2), 33–50.

Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dalam UNCLOS 1982. (2022). Jurnal Maritim. https://jurnalmaritim.com/zona-ekonomi-eksklusif-zee-dalam-unclos-1982/

Permanent Court of Arbitration. (2016). The South China Sea arbitration award (Philippines v. China).

United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), 1982.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985 tentang Pengesahan United Nations Convention on the Law of the Sea.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut.

Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2023 tentang Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Laut.

Published

2026-10-03

How to Cite

Iqbal, M., Sokabla, R., & Kurnianto, A. (2026). Law Enforcement in Indonesia’s Maritime Border Areas: Challenges and Security Strategies Against Transnational Crime. International Journal of Integrative Sciences, 5(9), 1085–1096. https://doi.org/10.55927/ijis.v5i9.65